Identifikasi Potensi Pemberdayaan Masyarakat Lokal Berdasarkan Pelaksanaan Program Dinas Pariwisata Dalam Mendukung Pengembangan Daya Tarik Wisata Buntu Burake Kabupaten Tana Toraja
DOI:
https://doi.org/10.55606/jempper.v2i2.7939Keywords:
Buntu Burake, Community Empowerment, Local Community, Tourism Attraction, Tourism ProgramAbstract
This study aims to identify the potential for local community empowerment based on the implementation of programs carried out by the Tourism Office in supporting the development of the Buntu Burake tourist attraction in Tana Toraja Regency. The research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving officials of the Tana Toraja Tourism Office, the Buntu Burake Village Head, local community members, micro, small, and medium enterprise (MSME) actors, and sanitation officers around the tourist attraction. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the Tourism Office's programs have contributed to the emergence of various community empowerment potentials, including improved human resource capacity through tourism training, the development of local MSMEs, the strengthening of creative economy activities, and increased community participation in supporting tourism activities. The community also possesses considerable potential to develop local products and tourism services that can enhance the attractiveness of the Buntu Burake destination. Nevertheless, several challenges remain, including uneven community participation, limited financial support, and the need for continuous mentoring to optimize community empowerment. These findings suggest that identifying local community empowerment potential can serve as a basis for formulating more effective and sustainable tourism development policies that strengthen community participation in destination management
References
Abdalla, M. (2016). Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat (PRODAMAS) di Kota Kediri (Studi pada RT 03 RW 02 Kelurahan Banjaran, RT 04 RW 02 Kelurahan Mojoroto dan RT 02 RW 01 Kelurahan Blabak) (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Ahmad, A., Mahsyar, A., & Parawangi, A. (2021). Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2md) Di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kepulauan Selayar. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 7(1), 114-124.
Andaryani, S. A., & Ambarwati, A. A. (2022). Implementasi Program Kerja Dinas Kebudayaan Dalam Meningkatkan Minat Masyarakat Pada Cagar Budaya Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Di Kota Palembang. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 7(2).
Deddy, M. (2015). Studi Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik. Bandung: Alfabeta.
Dewi, Rahayu Kusuma. (2016). Studi Analisis Kebijakan. CV. Pustaka Setia. Bandung
Esmeraldo, Z. M. (2014). Implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pariwisata Dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi pada Desa Sumberejo, Kota Batu) (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Hannaji, N., Bagiastra, I. K., & Kurniansah, R. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengembangkan Pariwisata Di Desa Wisata Bayan Oleh. Journal Of Responsible Tourism, 2(1).
Haryono, E. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. An-Nuur, 13(2).
Kariaman, S., Nasution, M. A., & Dewi, A. T. (2021). Implementasi kebijakan pengembangan pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat.
Lubis, N., & Siahaan, A. Y. S. (2022). Implementasi Pengembangan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Tenun Ulos Batak di Desa Adat Ragi Hotang Meat Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (Jpdk), 4(5), 1032-1038.
Lumbantobing, H. B., & Sihombing, T. (2022). Implementasi Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Local Wisdom Dalam Kegiatan Pariwisata Di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan Kabupaten Samosir. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 9(2), 485-486.
Maria, W. N., Ulpa, A., Kirana, N. N., & Handayani, D. N. (2023). Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menurunkan Angka Kemiskinan Di Kota Pontianak . J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan), 210-224.
Muhammad, Z., & Triatmo, A. W. (2024). Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Pasar Pertapaan Indrokilo Desa Kemiri Kecamatan Mojosongo. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 9(1), 84-93.
Naelana, Y., & Istiyanto, S. B. (2019). Implementasi Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) Dalam Mewujudkan” Kabupaten Tegal Open Defecation Free 2019”. Jurnal Dakwah Tabligh, 20(1), 106-125.
Pariangu, U. T. (2020). Implementasi Kebijakan Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Pemp) Di Kabupaten Kupang. Journal of Management: Small and Medium Enterprises (SMEs), 13(3), 307-325.
Permatasari, I. (2014). Implementasi Program Desa Sejahtera Terpadu (PDST) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial (Studi di Desa Labuhan Kidul, Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang) (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Rusyidi, B., & Fedryansah, M. (2018). Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(3), 155-165.
Sri Handini, M. M., Sukaai, M. M., & MM, H. K. A. (2019). Pemberdayaan Masyarakat desa dalam Pengembangan UMKM di wilayah pesisir. Scopindo Media Pustaka.
Sugiyono, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Procrastination And Task Avoidance: Theory, Research and Treatment. New York: Plenum Press, Yudistira P, Chandra.
Suratman. (2016). Generasi Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Publik. Capiya Publishing.
Syaifudin, M. Y., & Ma'ruf, M. F. (2022). Peran pemerintah Desa dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat melalui Desa wisata (studi Di Desa Jurug Kabupaten Ponorogo). Publika, 365-380.






