Analisis Faktor Penyebab Penurunan Kinerja Sistem Pengondisi Udara pada Boeing 737NG

Authors

  • Puput Dwi Saputro Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan, Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.51903/juritek.v5i3.6099

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara mendalam akar penyebab degradasi kinerja Sistem Pengondisi Udara (ACS/Pack) pada pesawat Boeing 737NG, yang kerap muncul meskipun perawatan preventif rutin telah dilaksanakan. Dengan pendekatan kualitatif yang menggabungkan tinjauan literatur dan analisis dokumen teknis, studi berhasil memetakan faktor degradasi ke dalam tiga klaster: Termal (Fouling Heat Exchanger), Mekanis (Keausan ACM), dan Kontrol/Electronik (Fault Sensor & Aktuator). Temuan kunci mengungkap bahwa fouling pada heat exchanger bukan hanya masalah isolasi, tetapi merupakan pemicu awal (dominant root cause) dari sebuah rantai degradasi. Penurunan efisiensi termal ini menyebabkan kenaikan suhu udara, yang kemudian memperberat beban dan mempercepat keausan komponen mekanis Air Cycle Machine (ACM). Dampak gabungan ini secara signifikan meningkatkan konsumsi bleed air dan bahan bakar pesawat. Lebih lanjut, studi menawarkan solusi berupa sebuah Conceptual Diagnostic Framework yang menekankan pada analisis tren data kinerja secara berkelanjutan. Pendekatan ini memungkinkan intervensi pemeliharaan yang lebih tepat sasaran untuk memulihkan efisiensi, alih-alih sekadar mengganti komponen yang rusak. Rekomendasi dari penelitian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan strategi predictive maintenance yang lebih matang di industri MRO, khususnya dalam penjadwalan pembersihan heat exchanger dan peningkatan keandalan sistem.

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

Saputro, P. D. (2025). Analisis Faktor Penyebab Penurunan Kinerja Sistem Pengondisi Udara pada Boeing 737NG. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro Dan Komputer, 5(3), 410–419. https://doi.org/10.51903/juritek.v5i3.6099