Pengaruh Penambahan Unsur Tembaga Pada Pengecoran Aluminium Terhadap Sifat Mekanik Dan Struktur Mikro
DOI:
https://doi.org/10.51903/juritek.v6i2.7133Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan unsur tembaga (Cu)
terhadap sifat mekanik dan struktur mikro aluminium hasil pengecoran. Aluminium memiliki
keunggulan berupa massa jenis rendah, ketahanan korosi yang baik, serta mudah dibentuk, namun
kekerasan dan kekuatannya masih terbatas sehingga diperlukan penambahan unsur paduan. Pada
penelitian ini, aluminium sebanyak 1000 gram dicampur dengan tembaga sebanyak 200 gram melalui
proses pengecoran menggunakan tungku induksi. The casting was carried out twice and one of the
casting results had surface defects. Spesimen hasil coran kemudian dipreparasi untuk dilakukan
pengujian kekerasan Vickers dan pengamatan struktur mikro. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan
nilai pada tiga titik uji sebesar 118 HV, 119 HV, dan 135 HV, dengan nilai rata-rata 124 HV. Perbedaan
nilai kekerasan tersebut menunjukkan bahwa distribusi Cu dalam matriks aluminium belum
sepenuhnya merata. Hasil pengamatan struktur mikro pada pembesaran 20x dan 40x menunjukkan
adanya daerah terang dan gelap yang tersebar tidak seragam. Daerah terang diduga sebagai fasa α-Al,
sedangkan daerah gelap diduga sebagai fasa kaya Cu atau fasa Al₂Cu yang terbentuk selama proses
pembekuan. Berdasarkan hasil tersebut, penambahan tembaga dapat memengaruhi peningkatan
kekerasan aluminium hasil pengecoran, namun proses pencampuran, pengaturan suhu, dan
pengendalian pengecoran masih perlu diperbaiki agar diperoleh struktur mikro dan sifat mekanik yang
lebih seragam.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



.png)



