Dampak Pariwisata Telaga Ngebel terhadap Ekonomi dan Sosial Budaya Masyarakat Lokal

Authors

  • Sehlfi Ma’rifatil Laili Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Sabda Elisa Priyanto Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Maya Dewi Savitri Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Dyah Wahyuning Tyas Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.55606/jempper.v5i2.6490

Keywords:

Cultural Preservation, Local Community Income, Local Entrepreneurship, Socio-cultural Changes, Tourism Impact

Abstract

This study aims to analyze the impact of tourism in Telaga Ngebel, Ponorogo Regency, on the income of the local community and the socio-cultural changes that occur. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews and field observations conducted in March–April 2025. Data analysis was performed using the Miles and Huberman interactive model, strengthened through source and method triangulation. From an economic perspective, the findings show that the increase in the number of tourists has a significant contribution to the rise in local income. This condition encourages the development of entrepreneurial activities through the establishment of new businesses, both in the informal sector (street vendors) and formal sector (hotels and food services). This development has led to job creation and improved economic well-being for the community. From a socio-cultural perspective, tourism functions as a means of promoting local culture, including arts, traditions, and regional cuisine. Interactions with tourists also raise the awareness and pride of the community toward their cultural heritage, which indirectly supports preservation efforts. However, the study also found that some members of the community resist change, choosing to maintain local traditions and values amidst the flow of modernization.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif (1st ed., Vol. 1). CV. Syakir Media Press.

Agarwal, S., Isha, T., lrappa, T. V., Akaremsetty, S., & Shekhar, C. (2023). The impact of tourism on local communities: A literature review of socio-economic factors. Journal of Harbin Engineering University, 44(8).

Anggraini, R. P., Sulistyowati, L. N., & Purwanto, H. (2019). Pengaruh fasilitas, harga tiket, dan daya tarik terhadap keputusan berkunjung di obyek wisata Telaga Ngebel. SIMBA, 1.

Cantrisah, D. A. (2025, January 19). 9 hotel terbaru 2025 di sekitar Telaga Ngebel Ponorogo, jadi penginapan paling favorit? PonorogoNews.Com, 1–2.

Daniswari, D. (2025, January 17). Telaga Ngebel di Ponorogo, wisata alam sejuk di lereng Gunung Wilis. Kompas.Com, 1–1.

Dinata, K. S., Mertha, I. W., & Sukariyanto, M. (2024). Dampak pengembangan pariwisata terhadap kondisi ekonomi dan sosial budaya masyarakat lokal di kawasan pariwisata Sanur. Jurnal Kepariwisataan, 23(2), 63–75. https://doi.org/10.52352/jpar.v23i2.1527

Fridyawati, A. (2022). Analisis daya dukung kawasan wisata Telaga Ngebel Ponorogo. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hafsah, H., & Yusuf, Y. (2019). Dampak kepariwisataan dan pergeseran nilai sosial budaya di Batu Layar Kecamatan Batu Layar. CIVICUS: Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 7(1), 38–48. https://doi.org/10.31764/civicus.v0i0.853

Husna, F. K. (2022). Analisis dampak sektor pariwisata bagi perekonomian warga sekitar kawasan wisata Siblarak Polanharjo Kabupaten Klaten. Journal of Economics Research and Policy Studies, 2(2), 104–117. https://doi.org/10.53088/jerps.v2i2.577

Kiwang, A. S., & Arif, F. M. (2020). Perubahan sosial ekonomi masyarakat Labuan Bajo akibat pembangunan pariwisata. Gulawentah: Jurnal Studi Sosial, 5(2), 87–97. https://doi.org/10.25273/gulawentah.v5i2.7290

Lazuardina, A., & Ghassani, S. A. (2023). Dampak pariwisata terhadap kehidupan masyarakat lokal di kawasan wisata (Desa Ciburial Kabupaten Bandung). Warta Pariwisata, 21(2), 42–47. https://doi.org/10.5614/wpar.2023.21.2.02

Malik, R., Susanti, R., Hidir, A., Resdati, Ihsan, M., & Dzulqarnain, M. F. (2025). Triangulasi dan analisis domain: Meningkatkan kredibilitas dan kedalaman penelitian kualitatif. KAMBOTI: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(1), 33–41. https://doi.org/10.51135/kambotivol6issue1page33-41

Maulida, R. H. (2025). Analisis potensi pengembangan wisata halal pada destinasi Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo [Skripsi]. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.

Media Ponorogo. (2025, June 28). Buceng porak lebih banyak, larungan Telaga Ngebel Ponorogo lebih meriah. MediaPonorogo.Com, 1–2.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications, Inc.

Nugroho, I. F., Pramudita, D., & Ekayani, M. (2022). Dampak ekonomi dan pengembangan wisata Telaga Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. IJAREE Indonesia Journal of Agriculture, Resource and Environmental Economics, 1(1), 11–24. https://doi.org/10.29244/ijaree.v1i1.41547

Nur, I., & Syafri, S. (2020). Dampak pengembangan pariwisata terhadap ekonomi lokal (Studi kasus Desa Pao). In Prosiding 4th Seminar Nasional Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (pp. 182–185). Seminar Nasional Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat.

Pratama, D. P., Sudarmiani, S., & Andriani, D. N. (2021). Analisis pembangunan ekonomi dan sektor pariwisata di Desa Ngebel. EQUILIBRIUM Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Pembelajarannya, 1(1), 159–166. https://doi.org/10.25273/equilibrium.v9i2.10013

Putra, M. R. D. A. (2024, December 20). Dampak pariwisata terhadap pelestarian budaya lokal di Yogyakarta. Kumparan.

Rohani, E. D., & Irdana, N. (2021). Dampak sosial budaya pariwisata: Studi kasus Desa Wisata Pulesari dan Desa Ekowisata Pancoh. JUMPA, 8(1), 128–151. https://doi.org/10.24843/JUMPA.2021.v08.i01.p07

Rohani, E. D., & Purwoko, Y. (2020). Dampak sosial pariwisata terhadap masyarakat Desa Ekowisata Pampang Gunung Kidul menuju desa ekowisata berkelanjutan. Sosiologi Reflektif, 14(2), 237–254. https://doi.org/10.14421/jsr.v14i2.1853

Shafira, J. R. (2025, July 23). Daftar warung makan enak di sekitar Telaga Ngebel Ponorogo 2025, apakah kamu sudah pernah mencobanya? PonorogoNews.Com, 1–2.

Sudipa, N., Mahendra, M. S., Adnyana, W. S., & Pujaastawa, I. B. (2020). Dampak sosial budaya di kawasan pariwisata Nusa Penida. Jurnal Penelitian Budaya JPeB, 5(2), 60–66. https://doi.org/10.24843/EJES.2020.v14.i02.p08

Surahman, T., Sudiarta, I. N., & Suwena, I. K. (2020). Dampak pengembangan pariwisata terhadap ekonomi dan sosial budaya masyarakat lokal Desa Wisata Sasak Ende, Lombok. Jurnal Analisis Pariwisata, 20(1), 38–48. https://doi.org/10.22146/jnp.52569

Urbanus, I. N., & Febianti. (2017). Analisis dampak perkembangan pariwisata terhadap perilaku konsumtif masyarakat wilayah Bali Selatan. Jurnal Kepariwisataan Dan Hospitality, 1(2), 118–133.

Wahyudiono, A., & Imaniar, D. (2021). Dampak pariwisata terhadap aspek sosial budaya masyarakat Desa Adat Kemiren di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Representamen, 7(1), 30–40. https://doi.org/10.30996/representamen.v7i01.5123

Wardani, P. K. (2024). Studi ekonomi pariwisata berbasis budaya lokal: Studi kasus Jogjakarta. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 27226–27235.

Widari, D. A. D. S. (2022). Interaksi dan dampak sosial budaya dalam pengembangan pariwisata. Jurnal Sosiologi USK: Media Pemikiran & Aplikasi, 16(1), 42–55.

WTTC. (2025, June 12). Indonesia’s international visitor spend to reach a record-breaking IDR 344TN in 2025. World Travel and Tourism Council.

Yusrizal, F., & Asmoro, A. Y. (2020). Dampak sosial budaya pariwisata: Masyarakat majemuk, konflik dan integrasi sosial di Yogyakarta. Pariwisata, 7(2), 92–105.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Sehlfi Ma’rifatil Laili, Sabda Elisa Priyanto, Maya Dewi Savitri, & Dyah Wahyuning Tyas. (2026). Dampak Pariwisata Telaga Ngebel terhadap Ekonomi dan Sosial Budaya Masyarakat Lokal. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan, 5(2), 197–209. https://doi.org/10.55606/jempper.v5i2.6490