Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur dalam Penyelenggaraan Wisata Religius Semana Santa Larantuka

Authors

  • Zakharias Pelate Demon Muda Makin Universitas Nusa Cendana
  • Jacob Wadu Universitas Nusa Cendana
  • Theny I.B.K Pah Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.55606/jempper.v5i2.6789

Keywords:

Flores Timur, Local Government Role, Religious Tourism, Semana Santa, Tourism Governance

Abstract

This study aims to analyze the role of the Regional Government of Flores Timur Regency in the implementation of the religious tourism event of Semana Santa in Larantuka. The study is motivated by the increasing number of pilgrims, which has not been fully supported by adequate infrastructure and governance management. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observation, and documentation. Informants were selected using purposive sampling and included local government officials, religious leaders, organizing committee members, community members, and pilgrims. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, and credibility was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that the local government has performed its roles as motivator, facilitator, and dynamizer as proposed by Pitana and Gayatri. However, implementation remains suboptimal, particularly in equitable public outreach, provision of facilities such as accommodation and clean water, and cross-sector coordination. Community participation serves as the main supporting factor, while limited infrastructure and the absence of structured official guidelines constitute major constraints. The study recommends strengthening governance through more planned, participatory, and sustainable strategies to enhance the quality of Semana Santa as a leading religious tourism destination.

References

Abdul Majid, M. (2005). Pengembangan pembelajaran: Konseptual dan praktis. PT Remaja Rosdakarya.

Adisasmita, R. (2011). Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Graha Ilmu.

Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (6th ed.). Rineka Cipta.

Arliman, R. (2019). Pembangunan pariwisata dalam perspektif ekonomi sosial dan politik. Jurnal Ilmu Sosial, 10(1), 45-59. https://doi.org/10.15548/tajdid.v16i1.86

Bauer, M. W. (2003). Theories of social change: A critique. Sage Publications.

Canoves, G. (2012). The origins and evolution of Semana Santa in Andalusia: A study of the religious and cultural practices. Journal of Spanish History, 15(2), 134-150.

Davey, M. (2011). Regional government functions. In R. Adisasmita (Ed.), Pemerintahan daerah dan otonomi daerah: Teori dan praktik (pp. 14-15). Penerbit Graha Ilmu.

Djawang, S. (1987). Semana Santa di Larantuka: Ritual, tradisi, dan peranannya dalam masyarakat Flores Timur. Penerbit Nusantara.

Djoyomartono, S. (1995). Metode penelitian kualitatif: Teori dan aplikasi. Penerbit Bumi Aksara.

Dougherty, D., & Pritchard, A. (1985). Role theory and organizational behavior. Journal of Organizational Behavior, 6(4), 339-356.

Fransiskus Daniel Mautitina. (2024). Peran kelembagaan dinas pariwisata dalam memfasilitasi penyelenggaraan Semana Santa di Kabupaten Flores Timur.

Friedman, M. (1998). Sosiologi peran: Teori dan aplikasi. Penerbit Andi.

Gunawan, A. (2016). Potensi pariwisata Indonesia dalam meningkatkan perekonomian daerah. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 4(2), 101-114.

Hike Bin Ambo Tua. (2017). Peran pemerintah dalam pengembangan objek wisata budaya di Flores Timur.

Ismayanti, I. (2010). Pengantar pariwisata. Jakarta: Grasindo.

Ismayanti, L. (2010). Industri pariwisata dan pengembangannya. Penerbit Media Indonesia.

Jebarus, B. (2017). Sejarah dan tradisi Semana Santa di Larantuka: Peninggalan misionaris Portugis. Penerbit Katolik Press.

Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin, 8(7), Juli 2024. Pembangunan pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Flores Timur (Ferdinandus Ngau Lobo, Emilianus Harun Liwun, Gabriel Amsikan). Universitas Katolik Widya Mandira.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2005). Kamus besar bahasa Indonesia (Edisi ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.

Karyono, B. (1997). Wisata ziarah: Konsep dan penerapan dalam masyarakat. Penerbit Andi.

Karyono. (1997). Dasar-dasar ilmu pariwisata. Bandung: Mandar Maju.

Medi, R. (2018). Peran pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata di daerah. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Negara, 5(3), 7-19.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Monteiro, J. (2020). Misi dan tradisi Portugis di Larantuka: Pengaruhnya terhadap prosesi Semana Santa. Jurnal Sejarah dan Budaya, 10(3), 290-305.

Mulyati, S. (2019). Inkulturasi adat istiadat, agama, dan kepercayaan dalam prosesi Semana Santa di Larantuka. Jurnal Pariwisata Indonesia, 15(2), 43-56.

Narasatriangga, A., dkk. (2018). Semana Santa: Tradisi Pekan Suci Paskah dalam perspektif budaya Katolik di Larantuka. Jurnal Agama dan Budaya, 9(4), 930-950.

Narwoko, R., & Suyanto, S. (2010). Sosiologi: Suatu pengantar (Edisi revisi). Kencana.

Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 2 Tahun 2013. Tentang pengembangan pariwisata religi di Kabupaten Flores Timur.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2007 tentang Pedoman Pelestarian dan Pengembangan Adat Istiadat dan Nilai Sosial Budaya Masyarakat. (2007). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 52.

Pitana, I. G., & Gayatri, P. (2005). Pengembangan pariwisata: Suatu pendekatan manajerial. Penerbit Andi.

Pitana, I. Gede & Gayatri, Putu G. (2005). Sosiologi pariwisata. Yogyakarta: Andi.

Ratna Medi, A. (2018). Pengembangan pariwisata dan infrastruktur: Perspektif pemerintah daerah. Surabaya: Media Pariwisata.

Ratna Medi. (2018). Pengembangan sumber daya alam untuk pariwisata berkelanjutan. Jurnal Perencanaan dan Pembangunan, 6(2), 35-50.

Sanchez, A., et al. (2016). Semana Santa sebagai ikon pariwisata ziarah: Studi kasus di Spanyol dan aplikasinya di Indonesia. International Journal of Tourism Studies, 20(1), 75-87.

Sari, M. (2010). Ziarah dan tradisi masyarakat Jawa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sari, S. R., & E, S. (2005). Pengaruh pariwisata terhadap pembangunan ekonomi: Studi kasus di beberapa daerah di Indonesia. Jurnal Pembangunan Ekonomi, 3(1), 22-34.

Sari, S. R., & E, S. (2005). Pengertian dan konsep dasar pariwisata. Bandung: Cendekia Press.

Sari, W. (2010). Tradisi ziarah dan pengaruhnya terhadap pariwisata di Indonesia. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 2(1), 48-59.

Siti. (2015). Wisata religi dalam perspektif dakwah Islam. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 9(2), 101-110.

Soekanto, S. (2002). Sosiologi: Suatu pengantar. Rajawali Pers.

Sugiyono. (2007). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryawan, I. B. (2017). Manajemen kelembagaan kepariwisataan. Denpasar: Udayana University Press.

Tukan, T. (2011). Semana Santa: Ikon toleransi antar umat beragama di Flores Timur. Penerbit Daerah Flores Timur.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (1945). Pasal 18.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. (2009). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. (2014). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. (2004). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125.

UNWTO (United Nations World Tourism Organization). (2018). Tourism highlights 2018 edition. UNWTO Publications.

Wahab, S. (1988). Manajemen pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.

Widayatun, S. (1999). Peran sosial dalam masyarakat. Ghalia Indonesia.

Wiersma, W. (1986). Research methods in education: An introduction (5th ed.). Allyn & Bacon.

Wilopo, R., & Hakim, L. (2017). Manajemen destinasi pariwisata. Malang: UB Press.

Yoeti, O. A. (1987). Pengantar ilmu pariwisata. Bandung: Angkasa.

Yoeti, O. A. (1997). Perencanaan dan pengembangan pariwisata. Bandung: Angkasa.

Yoeti, O. A. (2008). Pengantar industri pariwisata. Bandung: Angkasa.

Downloads

Published

2026-03-02

How to Cite

Zakharias Pelate Demon Muda Makin, Jacob Wadu, & Theny I.B.K Pah. (2026). Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur dalam Penyelenggaraan Wisata Religius Semana Santa Larantuka. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan, 5(2), 663–673. https://doi.org/10.55606/jempper.v5i2.6789