Pengaruh Implementasi Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah dalam Mewujudkan Link and Match dengan Dunia Industri di SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban
DOI:
https://doi.org/10.55606/jupsim.v5i1.6278Keywords:
Facility, Industry, Link and Match, Management, Vocational EducationAbstract
This research aims to comprehensively analyze and describe the implementation of school facilities and infrastructure management in an effort to realize the "link and match" concept with the shipping industry, specifically at SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban. In the context of vocational education, the alignment between school-based learning facilities and the real-world demands of the workforce is a primary key to producing competent and job-ready graduates. This study employs a qualitative descriptive approach, where data collection techniques were conducted through field observations, in-depth interviews with school stakeholders, and relevant documentation studies. The results indicate that the management of facilities and infrastructure at SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban is implemented systematically through four main stages: (1) requirement planning synchronized with the shipping industry curriculum; (2) procurement of practice facilities based on industry standards and maritime regulations; (3) periodic maintenance and repairs to ensure equipment readiness; and (4) evaluation of facility effectiveness conducted participatively between the school and industry partners. The implementation of the "link and match" strategy is realized through formal cooperation with shipping companies, structured industrial work practices (Prakerin), and the utilization of advanced simulation facilities such as bridge simulators and engine room trainers. Despite facing challenges such as budget constraints and rapid technological updates, this research emphasizes that strategic partnerships and adaptive facility management are crucial for ensuring that maritime education remains relevant to the dynamics of the global labor market.
References
Amalia, T., Afifah, A. R., & Prasetyo, A. (2025). Penerapan manajemen sarana dan prasarana pendidikan di madrasah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. At Tadbir: Islamic Education Management Journal, 3(1), 38–53. https://doi.org/10.54437/attadbir.v3i1.2084
Arifin, M. (2023). Manajemen sarana prasarana pendidikan vokasi dalam era digital. Jurnal Kependidikan, 11(2), 115–127. https://doi.org/10.59106/attahsin.v3i2.138
Bararah, I. (2020). Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 10(2), 351–370.
Direktorat SMK. (2021). Roadmap revitalisasi sekolah menengah kejuruan 2020–2024. Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek.
Fadilah, N. (2024). Transformasi digital dalam manajemen aset pendidikan vokasi. Jurnal Administrasi Pendidikan, 12(1), 77–91. https://doi.org/10.33394/vis.v12i1.10785
Hasanah, E. (2020). Kemitraan dunia usaha dan dunia industri dalam peningkatan kualitas SMK. Jurnal Pendidikan Teknologi, 9(3), 210–223.
Kemendikbudristek. (2022). Kebijakan link and match untuk meningkatkan relevansi pendidikan vokasi. Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.
Kurniawan, D. (2021). Kontribusi fasilitas pembelajaran terhadap kesiapan kerja siswa SMK. Jurnal Vokasi dan Industri, 6(2), 133–145.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mulyasa, E. (2021). Manajemen pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Ningrum, M. (2025). Efektivitas kebijakan link and match dalam pendidikan vokasi: Menakar kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan, 5(1), 51–58.
Nugraha, A. (2021). Efektivitas pengelolaan sarana prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(2), 98–110.
Nugroho, D. (2023). Kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan fasilitas pendidikan vokasi. Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(1), 55–68.
Putra, A. (2021). Integrasi dunia usaha dan dunia industri dalam pendidikan vokasi maritim. Jurnal Vokasional Indonesia, 2(4), 190–204.
Rahman, S. (2022). Tantangan teknologi dan pembaruan fasilitas pada SMK pelayaran di era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Teknologi Pendidikan, 5(2), 99–112.
Rizal, H. (2022). Model implementasi link and match di pendidikan maritim Indonesia. Jurnal Teknologi Pendidikan, 4(1), 45–59.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharno. (2023). Strategi penyelarasan kurikulum dan sarana pendidikan vokasi dengan dunia industri. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 18(3), 201–213.
Supriadi, F., Wibowo, D. H., & Afgani, C. A. (2023). Analisis implementasi kurikulum operasional satuan pendidikan berbasis kemaritiman di SMK Negeri 1 Alas Kabupaten Sumbawa. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 6(1), 421–434. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i1.1456
Susanto, B. (2022). Peningkatan kompetensi lulusan melalui program link and match di SMK. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 7(2), 75–89. https://doi.org/10.17509/jptb.v2i2.51661
Wahyudi, T. (2022). Evaluasi implementasi link and match di sekolah kejuruan pelayaran. Jurnal Pendidikan Maritim, 3(1), 15–27.
Wibowo, H. (2021). Kebijakan nasional revitalisasi pendidikan vokasi di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan, 6(1), 23–36.
Widiatna, A. D. (2019). Teaching factory: Arah baru manajemen sekolah menengah kejuruan di Indonesia. Pustaka Kaji.
Wulandari, R. R. S., Cahyadi, C. T., & SiT, S., MTr, M. (2025). Strategi membangun SDM unggul di sektor pelayaran: Fokus pada pendidikan maritim. Smart Global Nusantara.
Yuliana, N. (2023). Modernisasi fasilitas pelayaran di sekolah vokasi Indonesia. Jurnal Maritim Edu, 1(1), 30–42.
Zulkarnain, I. (2022). Total quality management dalam pengelolaan fasilitas pendidikan vokasi. Jurnal Manajemen Mutu Pendidikan, 5(2), 80–93.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




