Efektivitas Cangkang Udang Vaname ( Litopenaeus Vannamei) Sebagai Biokoagulan Untuk Menurunkan Cod Limbah Cair Tahu Dan Limbah Cair Minyak Kelapa Sawit (CPO)
DOI:
https://doi.org/10.51903/juritek.v6i1.6708Keywords:
Cangkang Udang, Kitosan, Biokoagulan, Limbah Cair, CODAbstract
Cangkang udang mengandung kitin dan kitosan yang memiliki potensi sebagai biokoagulan alami untuk mengolah limbah cair. Kandungan senyawa organik seperti COD (Chemical Oxygen Demand) yang tinggi dalam limbah cair industri tahu dan minyak kelapa sawit (CPO) menjadi permasalahan lingkungan yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kitosan dari cangkang udang vaname (Litopenaeus vannamei) sebagai biokoagulan dalam menurunkan kadar COD pada kedua jenis limbah cair tersebut. Proses pengolahan dilakukan menggunakan metode koagulasi-flokulasi dengan variasi dosis biokoagulan 30 ml, 60 ml, dan 90 ml per 1000 ml sampel limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan COD tertinggi pada limbah tahu terjadi pada dosis 60 ml dengan efisiensi 30,56%, sedangkan penurunan terbaik pada limbah CPO tercapai pada dosis 30 ml dengan efisiensi 6,63%. Efektivitas yang berbeda ini dipengaruhi oleh karakteristik masing-masing limbah. Dengan demikian, cangkang udang vaname terbukti efektif digunakan sebagai biokoagulan untuk pengolahan limbah cair agroindustri.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


.png)



