Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di NTB Periode 2014–2023
DOI:
https://doi.org/10.55606/jimak.v5i2.6837Keywords:
Balance Funds, Legitimate Regional Revenue, Quantitative Analysis, Regional Expenditures, Regional Original RevenueAbstract
This study aims to “analyze the influence of Regional Original Income, Balancing Funds, and Other Legitimate Regional Income on Regional Expenditure in regencies/cities in West Nusa Tenggara Province during the period 2014–2023.” The type of research applied is quantitative research through a causal associative approach. The data used is secondary data with panel data type sourced from the Directorate General of Fiscal Balance of the Ministry of Finance. The data analysis technique applied is panel data regression with the help of Eviews 12. The existing findings describe “partially Regional Original Income, Balancing Funds, and Other Legitimate Regional Income have a positive and significant effect on Regional Expenditure in regencies/cities in West Nusa Tenggara Province during the period 2014–2023.” Then, “simultaneously the three variables also have a significant effect on Regional Expenditure in regencies/cities in West Nusa Tenggara Province during the period 2014–2023.”
References
Amalyah, D. R., & Suriadi, I. (2025). Dinamika pendapatan asli daerah dan transfer fiskal terhadap keberlanjutan pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Pulau Lombok pada tahun 2015–2024. EKONOMIKAWAN: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, 25(2), 299–312. https://doi.org/10.30596/ekonomikawan.v25i2.27951
Basuki, A. T., & Prawoto, N. (2016). Analisis regresi dalam penelitian ekonomi & bisnis. RajaGrafindo Persada.
Christia, A. M., & Ispriyarso, B. (2019). Desentralisasi fiskal dan otonomi daerah di Indonesia. Law Reform, 15(1), 149–163. https://doi.org/10.14710/lr.v15i1.23360
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. (n.d.). Realisasi APBD. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Diakses dari https://djpk.kemenkeu.go.id/?p=5412
Fauzi, F. (2021). Efek pendapatan asli daerah, dana perimbangan, lain-lain pendapatan daerah yang sah dan sisa lebih pembiayaan anggaran terhadap alokasi belanja modal dengan pertumbuhan ekonomi sebagai pemoderasi di kabupaten kota se-Provinsi Kepulauan Riau tahun 2010 s/d 2017. CASH: Economic, Accounting Scientific Journal, 4(1), 55–67. https://doi.org/10.52624/cash.v4i01.1782
Gaffar, A. N., Adriansyah, Yusuf, Y. Y., Faisal, A., & Asmar. (2025). Analisis efektivitas penerimaan pendapatan daerah Kota Makassar tahun 2024 berdasarkan data DJPK Kemenkeu. JEINSA: Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang, 4(2), 288–298. https://doi.org/doi.org/10.61912/jeinsa.v4i2.274
Juwari, S., Susilowati, D., & Sitinjak, C. A. D. (2021). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana perimbangan, lain-lain pendapatan daerah yang sah terhadap belanja daerah Kota Balikpapan. Jurnal GeoEkonomi, 12(1), 115–126. https://doi.org/10.36277/geoekonomi.v12i1.149
Maulidiya, T. E., & Seputra, R. Y. A. (2019). Pengaruh investasi dan belanja daerah terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) di Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Ekonomi Manajaemen dan Sosial, 2(2), 1–11.
Oates, W. E. (2006). On the theory and practice of fiscal decentralization. IFIR WORKING PAPER SERIES.
Rahmawatia, W., Masril, & Piliang, A. (2023). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap belanja daerah pada kabupaten dan kota di Provinsi Riau tahun 2018–2022. JUKIM: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 86–94. https://doi.org/10.56127/jukim.v2i03.707
Ramadhan, M. N., & Rahardjo, S. N. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana perimbangan, lain-lain pendapatan daerah yang sah terhadap belanja daerah kabupaten/kota di Sulawesi (periode 2019–2020). Diponegoro Journal of Accounting, 13(4), 1–11.
Sandrayati, A. Y., & Soleh, R. R. (2024). Pengaruh desentralisasi fiskal, pendapatan asli daerah, diversifikasi pendapatan daerah dan belanja modal terhadap fiscal stress di Provinsi Sumatera Selatan. Bridging: Journal of Islamic Digital Economic and Management, 1(2), 11–25.
Sembiring, R. T., Mustika, I. G., & Helmi, S. M. (2025). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah Kalimantan Barat. JIMEA: Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi), 9(2), 2862–2873. https://doi.org/10.31955/mea.v9i2.5850
Sinaga, J. A., Purba, E., & Panjaitan, P. D. (2020). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU), dan dana alokasi khusus (DAK) terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Simalungun. EKUILNOMI: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 2(1), 40–48. https://doi.org/10.36985/ekuilnomi.v2i1.350
Yuliana, A. S., & Asmara, K. (2024). Pengaruh PAD, dana perimbangan, dan jumlah penduduk terhadap belanja daerah. Jambura Economic Education Journal, 6(2), 540–551. https://doi.org/10.37479/jeej.v6i2.25189
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




