Perancangan Sistem Monitoring dan Evaluasi Kelembaban Tanah pada Tanaman Pot Berbasis Esp32

Authors

  • Akmar Sapto Pamungkas Politeknik Negeri Samarinda
  • agusma wajiansyah Politeknik Negeri Samarinda
  • Didi Susilo Budi Utomo Politeknik Negeri Samarinda

Keywords:

Kelembaban; Internet of Things; Mikrokontroler; Monitoring; Sensor YL-69

Abstract

Merawat tanaman dalam pot di lingkungan perkotaan Samarinda membutuhkan perhatian khusus terhadap kebutuhan air, mengingat karakteristik media tanam yang mengalami perubahan kelembapan lebih cepat daripada lahan terbuka. Kelembapan tanah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan tanaman mengalami stres air, baik karena kekurangan maupun kelebihan air, yang memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan merancang bangun sistem monitoring kelembaban tanah pada tanaman stroberi dan lidah buaya dalam pot berbasis IoT menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan platform ThingSpeak. Sistem mencakup dua sensor soil moisture YL-69 untuk mendeteksi kondisi kelembapan tanah, dengan nilai kelembaban ditampilkan secara real-time pada layar OLED 0,96 inci dan dikirimkan ke platform ThingSpeak melalui koneksi WiFi. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata tingkat kesalahan sensor sebesar 1,9%, yang masih di bawah ambang toleransi 5% untuk sistem monitoring berbasis sensor analog. Latensi pengiriman data rata-rata berkisar antara 1,1 hingga 1,6 detik, yang masih dalam batas normal untuk sistem monitoring IoT.

References

[1] L. Da Xu, W. He, dan S. Li, "Internet of Things in industries: A survey," IEEE Transactions on Industrial Informatics, vol. 10, no. 4, hlm. 2233–2243, 2014, doi: 10.1109/TII.2014.2300753.

[2] A. Kamilaris dan F. X. Prenafeta-Boldú, "Deep learning in agriculture: A survey," Computers and Electronics in Agriculture, vol. 147, hlm. 70–90, 2018, doi: 10.1016/j.compag.2018.02.016.

[3] S. Majumder et al., "Assessing low-cost capacitive soil moisture sensors for IoT-ready monitoring systems," International Journal of Environment and Climate Change, vol. 13, no. 11, hlm. 2233–2242, 2023.

[4] Espressif Systems, "ESP32 Technical Reference Manual," 2023. [Online]. Tersedia: https://www.espressif.com.

[5] MathWorks, "ThingSpeak IoT Analytics Platform," 2023. [Online]. Tersedia: https://thingspeak.com.

[6] R. Silva, P. Gomes, dan J. Almeida, "Performance analysis of soil moisture sensors in IoT-based smart agriculture systems," International Journal of Smart Agriculture, vol. 4, no. 1, hlm. 12–19, 2020.

[7] A. Singh dan R. Patel, "Evaluation of capacitive and resistive soil moisture sensors for precision farming applications," Journal of Agricultural Engineering, vol. 58, no. 3, hlm. 201–209, 2021.

[8] M. Hasan, T. Rahman, dan A. Karim, "IoT-based environmental monitoring system using cloud platform," Journal of Information Technology Research, vol. 13, no. 2, hlm. 88–97, 2020.

[9] M. Rahman et al., "User Acceptance Testing pada aplikasi pemantauan berbasis IoT," Journal of Technology and Innovation, vol. 8, no. 1, hlm. 45–56, 2020.

[10] M. R. Ariwibowo, L. A. Setiawan, dan A. Iman, "Sistem pemantau kelembapan tanah menggunakan ESP32 berbasis Internet of Things," Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, vol. 13, no. 2, hlm. 155–163, 2024.

[11] R. Maulidda et al., "Sistem kontrol monitoring penyiram tanaman menggunakan sensor soil moisture berbasis IoT," Jurnal Ampere, vol. 10, no. 1, hlm. 44–54, 2025.

[12] S. Majumder et al., "Assessing low-cost capacitive soil moisture sensors for IoT-ready monitoring systems," International Journal of Environment and Climate Change, vol. 13, no. 11, hlm. 2233–2242, 2023.

Published

2026-05-31

How to Cite

Akmar Sapto Pamungkas, agusma wajiansyah, & Didi Susilo Budi Utomo. (2026). Perancangan Sistem Monitoring dan Evaluasi Kelembaban Tanah pada Tanaman Pot Berbasis Esp32. Jurnal Publikasi Ilmu Komputer Dan Multimedia, 5(2), 295–304. Retrieved from https://journalcenter.org/index.php/jupikom/article/view/7015