APLIKASI PENINGKATAN ADMINISTRASI DAN KOORDINASI BERBASIS DIGITAL PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN NIAS UTARA
DOI:
https://doi.org/10.55606/jupumi.v5i1.6368Keywords:
Digital-Based Application for Enhancing Administration and CoordinationAbstract
administration still dominates organizational document management and creates various obstacles such as slow distribution, difficulties in archive retrieval, weak interdepartmental coordination, high operational costs, as well as low transparency and data security. This condition contradicts the demands of modern administration, which emphasizes the use of information technology. This study aims to design a digital-based application to improve administrative efficiency, analyze the application’s contribution to interdepartmental coordination, identify the capability of digital systems in overcoming the weaknesses of manual management, and assess the alignment of the application with e-Government and SPBE (Electronic-Based Government System) principles. The research applied a qualitative approach through in-depth interviews with key informants and document studies, with thematic analysis based on modern administration theory, digital coordination, and SPBE regulations. The findings show that administrative digitalization through digital correspondence recording, integrated archive search, automatic notifications, data backup, and audit trail can overcome the weaknesses of the manual system. Digitalization has been proven to accelerate document distribution, simplify archive retrieval, enhance transparency, strengthen accountability, reduce operational costs, and improve interdepartmental coordination. The implementation of digitalized administration results in a significant transformation from a manual system that is slow, wasteful, and less accountable to a digital system that is faster, more efficient, transparent, secure, and cost-effective. The success of implementation is determined not only by technical aspects but also by compliance with SPBE regulations. Digitalization has been proven to positively impact the improvement of public service quality and organizational effectiveness.
References
Agatha, F. (2024). Penerapan Aplikasi SRIKANDI di Sekretariat Daerah Aceh. Penelitian kualitatif deskriptif.
Armando Julius, D. (2024). Efektivitas E-Office di Diskominfo Kota Tangerang. Penelitian kualitatif deskriptif.
Astuti, W. (2023). Implementasi E-Office di Sekretariat DKI Jakarta. Penelitian kualitatif deskriptif.
Bambang, D. A. (2019). Konsep E-Office untuk Birokrasi Digital di Salatiga. Penelitian kualitatif deskriptif.
Dewi, R., & Kurniawan, H. (2022). Administrasi Pemerintahan Modern. Jakarta: Mitra Pustaka.
Fadillah, R. (2021). Strategi Implementasi Sistem Digital di Pemerintahan. Bandung: CV. Insan Cendekia.
Fauzan, M. (2021). Tantangan infrastruktur teknologi informasi daerah. Jurnal Sistem Informasi Publik, 9(2), 99–110.
Handayani, S. (2020). Digitalisasi administrasi di lingkungan pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik, 8(3), 45–53.
Hardiyansyah, H. (2021). Evaluasi Sistem Pemerintahan Digital. Yogyakarta: Pustaka Cendekia.
Hidayat, A. (2020, 2021). Koordinasi digital dalam birokrasi pemerintah. Jurnal Transformasi Pemerintahan, 6(1), 15–27.
Ismail, M., & Rachmawati, N. (2022). Penggunaan Aplikasi Digital di Pemerintahan Daerah. Jakarta: Literasi Negeri.
Kurniawan, A. (2020). Literasi Digital dan SDM Pemerintah. Yogyakarta: UAD Press.
Lestari, M. (2020, 2022). SPBE dan infrastruktur pemerintah digital. Jurnal Reformasi Publik, 10(2), 75–90.
Lubis, F. (2022). Kepatuhan penggunaan aplikasi pemerintah daerah. Jurnal Sistem dan Kebijakan Publik, 7(1), 25–36.
Maulana, A. (2022). Strategi Implementasi E-Government di Pemerintah Daerah. Surabaya: Mitra Cendekia.
Maulani, D. (2021). Efisiensi anggaran digitalisasi administrasi. Jurnal Administrasi Pemerintah, 5(2), 87–98.
Mulyadi, A., & Fatimah, R. (2023). Wawancara dan evaluasi sistem digital. Jurnal Sistem Informasi Publik, 11(1), 22–35.
Mulyadi, D. (2021). Teori dan Praktik Administrasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasution, M. A., & Pramudito, A. (2022). Manajemen Proyek Sistem Informasi Publik. Jakarta: Penerbit Mandiri.
Nugroho, R. (2020, 2021). SPBE dan Inovasi Pelayanan Pemerintah. Jakarta: Prenadamedia Group.
Nursavinah. (2024). Implementasi E-Office di Bappeda Riau. Penelitian kualitatif deskriptif.
Permana, B., & Widodo, A. (2023). Dokumentasi Proyek Teknologi Pemerintah. Malang: Teknologi Administrasi Press.
Pranata Siregar, A. (2019). E-Surat di Sekretariat Pakpak Bharat Tengah. Penelitian kualitatif deskriptif.
Prasetyo, H. (2020). Keamanan Informasi dalam Infrastruktur Pemerintahan Digital. Yogyakarta: CV. Surya Media.
Prasetyo, Y., & Anggraeni, R. (2021). Aplikasi web untuk pelayanan publik. Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi, 9(3), 78–88.
Putra, R., & Wahyuni, L. (2021). Database dan Sistem Informasi Pemerintah. Bandung: Informatika.
Rahmawati, I. (2020). Kesiapan daerah terhadap implementasi SPBE. Jurnal E-Gov, 7(2), 33–46.
Ramadhan, F. (2022). SOP Digital dalam Tata Kelola Pemerintah. Surabaya: Penerbit Negeri.
Rohmah, S., & Subekti, H. (2021). Keterlibatan pengguna dalam sistem informasi pemerintah. Jurnal Administrasi dan Teknologi, 6(1), 20–34.
Salbiyah. (2024). Digitalisasi Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Rappocini. Penelitian kualitatif deskriptif.
Sari, M. (2020). Kendala Digitalisasi Pemerintah Daerah. Jakarta: Genta Media.
Setiawan, B., & Lestari, R. (2022). Anggaran proyek sistem digital pemerintah. Jurnal Perencanaan dan Anggaran Daerah, 8(3), 45–55.
Setiorini, D., & Aulianto, D. R. (2023). Arsip Digital di Sekretariat Kabupaten Tuban. Penelitian kualitatif deskriptif.
Siagian, S. P. (2021). Administrasi Pemerintahan Daerah. Jakarta: Bumi Aksara.
Siregar, D., & Kurniawan, R. (2022). Manajemen stakeholder dalam proyek teknologi pemerintah. Jurnal Teknologi Administrasi, 9(1), 10–22.
Sugiyono. (2019, 2021, 2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryanto, T. (2020). Audit trail dan transparansi administrasi digital. Jurnal Birokrasi Digital, 8(2), 55–66.
Susanto, D. (2020). Infrastruktur teknologi dalam SPBE. Jurnal Sistem Informasi Terpadu, 6(1), 60–70.
Sutarman. (2019). Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Sutrisno, H. (2020, 2021). Interoperabilitas sistem informasi pemerintah. Jurnal SPBE Indonesia, 5(1), 43–58.
Syafrudin, A. (2021). Konsep Administrasi Pemerintah Modern. Surabaya: Cendekia Mandiri.
Wahyuni, D., & Hidayat, T. (2022). R&D dan Sistem Kerja Digital Pemerintah. Bandung: Digital Cipta.
Widodo, J. (2022). Reformasi birokrasi dan administrasi digital. Jurnal Administrasi Pemerintah, 9(1), 20–33.
Wijayanti, N. (2021). SDM dan Literasi Digital ASN. Jakarta: Pustaka ASN.
Yuliana, R. (2020, 2022). Transformasi Digital dan Efisiensi Pemerintah. Bandung: Digital Nation Press.
Peraturan Perundang-Undangan:
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government.
Peraturan Bupati Nias Utara Nomor 3 Tahun 2022 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Nias Utara.
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Sistem Elektronik.
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2020 tentang Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan SPBE.
.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Publikasi Manajemen Informatika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




