Peran Partai Keadilan Sejahtera Dalam Pendidikan Politik Bagi Pemuda Desa Cinta Rakyat Pada Kontestasi Pilkada Sumatera Utara Tahun 2024

Penulis

  • Bila May Universitas Negeri Medan
  • Halking Halking Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.55606/inovasi.v5i1.5329

Kata Kunci:

Pendidikan Politik, Pilkada, Pemuda Desa Cinta Rakyat, Kesadaran Politik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pendidikan politik, partisipasi masyarakat dan kesadaran politik, yang memengaruhi Golput di kalangan generasi muda, khususnya dalam konteks Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Utara Tahun 2024. Mengingat pentingnya pendidikan politik untuk membentuk warga negara yang berkarakter kuat dan berpartisipasi aktif dalam demokrasi, penelitian ini berfokus pada peran organisasi kepemudaan seperti PKS Muda dalam meningkatkan partisipasi politik di kalangan pemuda. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mendalam mengenai alasan rendahnya partisipasi pemilih dan tingginya angka golput, serta merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi politik generasi muda demi mewujudkan demokrasi yang lebih berkualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pendidikan politik yang dilakukan oleh PKS berhasil mendorong pemuda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam diskusi dan gerakan politik. PKS menerapkan berbagai metode pendidikan, termasuk seminar, dan pemanfaatan media sosial, yang sejalan dengan teori pembelajaran konstruktivis. Dampak positif dari program ini terlihat dari peningkatan partisipasi pemuda dalam pemilu dan diskusi politik, serta penguatan kualitas kader internal partai. Namun, tantangan seperti apatisme politik di kalangan pemuda dan stigma negatif terhadap partai berbasis agama masih menjadi hambatan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi komunikasi yang lebih efektif dan inovatif untuk menarik minat pemuda serta memanfaatkan platform digital secara maksimal.

Referensi

Brusilovsky, P., & Millán, E. (2007). User Modeling for Adaptive Hypermedia and Adaptive Educational Systems. In The Adaptive Web (pp. 3-24). Springer.

Bahri, S. (2023). Metodologi penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi (Cv. Media).

Drs. Halking, M. S. (2023). Buku Ajar Pendidikan Politik.

Jamaludin. (2021). Rambu-Rambu Menulis Ilmiah.

Kartini, K. dan. (1994). Pemimpin dan Kepimpinan.

Arifulloh, A. (2011). Pelaksanaan Pilkada Serentak Yang Demokratis, Damai, dan Bemartabat. Jurnal Pembahruan Hukum, 301-311 Halaman.

Drs. Halking, M. S. (2018). Aspek -aspek Pendidikan Politik dalam Kehidupan Demokrasiasi untuk Mewujudkan KecakApa Warga Negara yang pintar dan Baik Kewarganegaraan. Jurnal Pembanding Politik, VolL.4 No., 1206-1209 Halaman.

Fatwa, A. N. (2016). Pengaruh kesadaran Politik Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Bupati Tahun 2013 Di Desa Sesulu Kabupaten Penajam Paser Utara. Jurnal Ilmu Pemerintahan, Vol. 4, No, 1616-1626 Halaman.

Firmanto, F. (2023). Peran Pendidikan Politik Terhadap Peningkatan artisipasi Politik Genersi Muda Dalam Pemilihan Presiden 2024. Jurnal Ilmu Hukum, 21-25 Halaman.

Halking. (2025). Partisipasi Generasi Muda Dalam Komunikasi Politik Pada Pemilu 2024 Di Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan. Jurnal Mediab Informatika, VoLume 6 N, 1-5 Halaman.

Hasan, A. (2020). Peran Pendidikan politik oleh Partai Politik Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemuda pada Pemilu dan pilkada. Jurnal Ilmu Politik Dan Pemerintahan, 12 No, 115-130 Halaman.

Ivanna, J. (2024). Partisipasi Masyarakat Dalam Proses Pengambilan Keputusan Politik. Journal of Education and Development Research, Vol.2 No., 89-94 Halaman.

M. A. Rahman. (2020). The Role of Political Parties in Youth Political Participation: A Study of Bangladesh. Journal of Political Science, 12(1), 45-60.

Mubarok, Z. (2022). Pendidikan Politik Dan Pemberdayaan Pemuda: Kasus Partai Politik Gerindra dalam Pemilu dan Pilkada. Jurnal Ilmu Politik Dan Pemberdayaan Masyarakat, Vol.1 No.8, 50-65 Halaman.

Norris, P. (2011). Democratic Phoenix: Reinventing Political Activism. Cambridge University Press.

Pinem, W. (2024). Pendidikan Politik Pada Masyarakat Jawa di Desa Perkebunan Pernantian. Journal Of Education, Volume 06, 1873-18740 Halaman.

Pinem, W. (2025). Perilaku Politik Masyarakat dalam Pemilihan Kepala Desa Sei Beluru Kecamatan Meranti Tahun 2022. Journal Of Management Education Social Sciences Information and Religion, Vol. 2 No., 14-19 Halaman.

Prayetno. (2023). Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula Menjelang Pemilu Ekskutif Tahun 2024. Journal of Teaching and Science Education, Vol. 1 No., 34-39 Halaman.

Rachman, F. (2024b). Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Menanggulangi Disinformasi Dan hoax Di Era Media Sosial Pada Kampanye Pemilihan Umum Tahun 2024 Prespekstif Siswa/I SMA Swasta Eria Medan. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, Volume 7 N(Pendidikan Kewarganegaraan yang efektif mampu meningkatkan kesadaran siswa), 1-9 halaman.

2024. Jurnal Sosial Dan Humaniora, 201-213 Halaman.

Teleumbanua, D. (2022). Peran Pemilih Muda Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Pada Penyelenggaraan Pemilu. Jurnal Pengabdian Masyarkat, Volume 1, 115-122 Halaman.

Diterbitkan

2025-11-25

Cara Mengutip

May, B., & Halking, H. (2025). Peran Partai Keadilan Sejahtera Dalam Pendidikan Politik Bagi Pemuda Desa Cinta Rakyat Pada Kontestasi Pilkada Sumatera Utara Tahun 2024. Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 5(1), 625–637. https://doi.org/10.55606/inovasi.v5i1.5329

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama