Perbandingan Karakteristik Kadar Air Dan Kadar Karbon Briket Biomassa Berbasis Tempurung Kelapa, Sekam Padi, Dan Serbuk Kayu Jati Putih

Authors

  • Fendi Hermawan Universitas Muhammadiyah Jember
  • Kosjoko Kosjoko Universitas Muhammadiyah Jember
  • Nelly ana mufarida Universitas Muhammadiyah Jember
  • Nurhalim Nurhalim Universitas Muhammadiyah Jember

DOI:

https://doi.org/10.51903/juritek.v6i1.6679

Keywords:

Briket Biomassa, Tempurung Kelapa, Sekam Padi, Kadar Air, Kadar Karbon

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis perbandingan karakteristik kadar air dan kadar karbon pada briket biomassa berbahan dasar tempurung kelapa, sekam padi, dan serbuk kayu jati putih. Proses pembuatan briket dilakukan melalui tahapan pemanasan tanpa udara pada suhu 500 °C dengan durasi 2 jam, penumbukan, pengayakan 50 mesh, pencampuran perekat maizena sebesar 10%, pencetakan, dan pengeringan. Pengujian laboratorium dilakukan untuk menentukan kadar air dan kadar karbon terikat sebagai parameter mutu briket. Penelitian menunjukkan hasil bahwa briket dari sekam padi memiliki kadar air terendah sebesar 4,85%, diikuti serbuk kayu jati putih sebesar 5,62% dan tempurung kelapa sebesar 7,79%. Sementara itu, kadar karbon tertinggi diperoleh pada briket tempurung kelapa sebesar 66,8%, diikuti serbuk kayu jati putih sebesar 62,9% dan sekam padi sebesar 38,7%. Hasil ini menunjukkan bahwa tempurung kelapa memiliki potensi terbaik sebagai bahan baku briket biomassa berkualitas.

Published

2026-03-30

How to Cite

Fendi Hermawan, Kosjoko Kosjoko, Nelly ana mufarida, & Nurhalim Nurhalim. (2026). Perbandingan Karakteristik Kadar Air Dan Kadar Karbon Briket Biomassa Berbasis Tempurung Kelapa, Sekam Padi, Dan Serbuk Kayu Jati Putih . Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro Dan Komputer, 6(1), 162–168. https://doi.org/10.51903/juritek.v6i1.6679

Most read articles by the same author(s)