Pengaruh Suhu Terhadap Karakteristik, Nilai Kalor, Dan Volume Minyak Polyethylene Dengan Metode Pirolisis
DOI:
https://doi.org/10.51903/juritek.v6i1.6665Keywords:
Pirolisis, Limbah Plastik, Nilai Kalor, Densitas, ViskositasAbstract
Peningkatan penggunaan plastik di Indonesia berkontribusi terhadap bertambahnya volume limbah plastik yang sulit terdegradasi dan berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu jenis limbah tersebut berasal dari polyethylene (PE) sisa proses pelapisan pipa baja metode 3LPE (Three Layer Polyethylene). Limbah ini umumnya tidak dimanfaatkan kembali karena telah tercemar oleh material lain. Penelitian bertujuan untuk menganalisis suhu pirolisis terhadap volume, rendemen, karakteristik fisik, serta nilai kalor minyak produk pirolisis limbah polyethylene sebagai BBM. Pengambilan data yang digunakan adalah dengan eksperimen pendekatan kuantitatif dari proses pirolisis tanpa udara pada suhu 500°C selama 180 menit menggunakan bahan baku avfal PE sebanyak 2 kg. Minyak hasil pirolisis selanjutnya diuji karakteristiknya meliputi densitas, viskositas/kekentalan, dan nilai kalor. Penelitian menunjukkan bahwa pada saat suhu 500°C diperoleh volume minyak sebesar 250 ml dengan rendemen 11,05%. Minyak pirolisis memiliki densitas 0,924 g/ml, viskositas 0,754 Pa·s, dan nilai kalor sebesar 17.385,67 cal/gram. Secara visual, minyak berwarna coklat gelap, berbau menyengat, bersifat encer, dan mudah terbakar. Temuan ini menunjukkan bahwa limbah polyethylene dari proses 3LPE berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif melalui metode pirolisis, meskipun diperlukan peningkatan kualitas agar karakteristiknya mendekati standar bahan bakar konvensional.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


.png)



