Cerita Rakyat Sebagai Pembentuk Perilaku & Karakter
Studi Etnografi Pada Masyarakat Tidore
DOI:
https://doi.org/10.55606/inovasi.v5i1.5207Keywords:
Cerita Rakyat, Perilaku, KarakterAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku dan karakter yang dibentuk dari cerita rakyat yang bersumber dari masyarakat Tidore. Cerita rakyat masyarakat Tidore masih banyak dituturkan dan dipraktekan dalam keseharian sosial budaya masyarakat Tidore sejak dahulu kala hingga saat ini secara turun-temurun sehingga menciptakan norma atau hubungan sosial dan kebiasaan didalamnya. Cerita rakyat seperti Goyoba dan Goheba, Asalnya Leba Mareku Laisa dan Nasihat Putri. Fokus masalah dalam artikel ini yakni pada nilai-nilai yang dimiliki dalam cerita rakyat masyarakat Tidore. Artikel ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif sehingga informasi yang didapatkan dapat dideskripsikan secara teliti dan analitis. Teknik pengumpulan data yang dilakukan antara lain observasi, wawancara, pencatatan maupun perekaman dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan adat istiadat dan cerita rakyat masyarakat Tidore. Hasil yang didapatkan yakni bahwa cerita rakyat tersebut memuat nilai-nilai leluhur seperti keberanian, kebijaksanaan, kesetiaan, tanggung jawab, saling menyayangi, religiusitas dan kebersamaan yang kemudian dapat menjadi pedoman moral yang menjadi penuntun sehari-hari dalam berperilaku bagi masyarakat didalam kehidupan sosial, spiritual dan budaya.
References
Choirudin, M,. & Ratnawati, I. (2018). Nilai Budaya Dalam Buku Cerita Rakyat Paser dan Berau. Basa Taka, Volume 1.
Dananadjaja, James. (2007). Folklor Indonesia. Ilmu Gosip, Dongeng dan lain-lain. PT Pustaka Utama Grafiti.
Draper, J. (2015). Ethnography: Principles, Practice & Potential. Nursing Standar. 36-41.
Gusnetti, S., dkk. (2015). Struktur dan Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Cerita Rakyat Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, VI(2), 183-192.
Hammersley, Martyn., and Atkinson. (2007). Ethnography: Principles and Practice. Tavistock Publications.
KBBI. (2001). Ciri-ciri Mitos. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Khamary, R. M. (2004). Goheba dan Gayoba. Pustaka Amanda Pena.
Khamary, R. M. (2021). Antologi Cerita Rakyat Tidore: Namo Baikole. Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara.
Morse, J. (2015). Underlying Ethnography. Qualitative Health Research. 26 (7): 875-76. https://doi.org/10.1177/1049732316645320.
Nasrimi. (2021). Mitos-mitos dalam Kepercayaan Masyarakat. Serambi Akademica
Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah. (1978). Cerita Rakyat Daerah Maluku. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Purwadi (2009). Foklor Jawa. PT Pura Pusaka.
Shagrir, Leah. (2017). Journey to Ethnographic Research. Springer.
Sudjiman, Panuti. (1986). Kamus Istilah Sastra Indonesia. Gramedia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




