Hubungan Antara Stres Kerja Dengan Work Life Balance Pada Anggota Polres Oku Timur

Penulis

  • Rio Saputra Universitas Bina Darma
  • Rina Oktaviana Universitas Bina Darma

DOI:

https://doi.org/10.55606/inovasi.v5i1.5244

Kata Kunci:

Stres Kerja, Work Life Balance, Polres Oku Timur

Abstrak

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui Hubungan antara Stres Kerja dengan Work Life Balance Pada anggota Polres Oku Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 150 populasi dengan 105 populasi dijadikan sebagai subjek penelitian. Pengambilan teknik pengambilan data menggunakan skala likert dengan alat ukur berupa skala Stres Kerja dan skala Work Life Balance. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi sederhana dengan bantuan SPSS ver 20.0 for windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi nilai r = . 651dengan nilai determinasi r-square = .424 dan p = 0.000 dimana nilai p < 0,01. Hal ini menunjukan bahwa ada Hubungan antara Stres Kerja dengan Work Life Balance Pada anggota Polres Oku Timur 42.4%.

Referensi

Anoraga, P. (2021). Psikologi kerja. Jakarta: Rineka Cipta.

Aoerora, J., & Marpaung, W. (2020). Work Life Balance ditinjau dari Stres Kerja pada Karyawan/karyawati. Psyche 165 Journal, 13(02), 253–257.

Asbowati, I. (2019). Stres kerja dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Asih, G. Y., Widhiastuti, H., & Dewi, R. (2019). Stres kerja.

Azwar, S. (2021). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. RajaGrafindo Persada.

Beehr, T. A., & Newman, J. E. (2019). Job stress and employee health: A review of the literature. Journal of Organizational Behavior, 13(1), 21-41.

Bell, A. S., Rajendran, D., & Theiler, S. (2012). Job stress, wellbeing, work-life balance and work-life conflict among Australian academics. E-Journal of Applied Psychology, 8(1).

Caldwell, D. F., & Thelan, A. J. (2024). Faktor-faktor stres kerja dalam organisasi. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Clark, S. C. (2020). Work-life balance and flexibility: Finding the right balance in a modern world. Journal of Social and Personal Relationships, 23(3), 421-437.

Cook, J. D. (2019). Workplace stress and employee adjustment. New York, NY: Harper & Row.

Dirfa, R., & Ari Prasetyia, S. (2019). Aspek-aspek work-life balance dalam konteks profesional dan pribadi. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Fahrepi, R. (2025). Stres kerja perawat (penyebab dan indikasinya). BuatBuku. com.

Felstead, A., Jewson, N., & Walters, S. (2002). The flexibility stigma: Work-life balance and the role of employers. Work, Employment & Society, 16(3), 47-68.

Fisher, C. D., Bulger, C. A., & Smith, C. S. (2009). The intersection of work and personal life: An integrative perspective. Journal of Organizational Behavior, 30(6), 825-844.

Fisher-McAuley, G., Stanton, J., Jolton, J., & Gavin, J. (2003). Modelling the relationship between work life balance and organisational outcomes. In Annual conference of the society for industrial-organisational psychology. Orlando

Ghozali, I. (2019). Analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Greenhaus, C. Shaw, 2003 Greenhaus, JH, Collins, KM & Shaw, JD (2003). The relation between work–family balance and quality of life. Journal of Vocational Behavio

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work-family balance: A review and extension of the literature. In C. L. Cooper & P. L. Perrewé (Eds.), New directions in organizational behavior (pp. 255-282). London: Elsevier.

Harjana, M. (2021). Psikologi stres dan dampaknya pada individu. Bandung: Alfabeta.

Hartono, I. (2024). Stres kerja dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hurrel, J. J. (2021). Stres kerja: Faktor-faktor penyebab dan dampaknya. Bandung: Alfabeta.

Ira Nurmala. (2022). Ciri-ciri stres dan dampaknya pada individu. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Jamillah, A., dkk. (2023). Work life balance: Pengaruh keseimbangan pekerjaan dan kehidupan terhadap kinerja individu. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

John, A. (2021). Faktor-faktor penyebab stres kerja di tempat kerja. Jakarta: Erlangga.

Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jakarta: Sekretariat Negara.

Koch, W. (2019). The four aspects of work stress in employees. In A. M. Supriyanto (Ed.), Stress management in the workplace (pp. 45-67). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kurnia, H., & Widigdo, P. (2023). Work life balance: Tanggung jawab yang seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (2019). Stress, appraisal, and coping. New York, NY: Springer Publishing Company.

Mangkunegara, A. P. (2019). Stres kerja dan dampaknya terhadap kesejahteraan karyawan. Bandung: Alfabeta.

Maslichah, D., & Hidayat, M. (2023). Work life balance dan peranannya dalam kehidupan profesional dan pribadi. Bandung: Alfabeta.

McDonald, B. (2005). Organisational Work-life Culture: Five Dimensions Proposed. Copyright 2005 Emerald, 20, 37–55.

McDonald, P. (2005). Work life balance: Menyikapi tantangan kehidupan modern. Melbourne: Penerbit Victoria University.

McDonald, P., & Bradley, L. (2005). The effects of work-life balance on employee performance and well-being. Human Resource Management Review, 15(4), 265-277.

Munandar, U. (2021). Psikologi kerja dan stres di lingkungan profesional. Surabaya: Airlangga University Press.

Polda Sumatera Selatan. (n.d.). Profil Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Kepolisian Negara Republik Indonesia. Diakses dari https://sumsel.polri.go.id

Polres OKU Timur. (n.d.). Profil Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Timur. Kepolisian Negara Republik Indonesia. Diakses dari https://okutimur.sumsel.polri.go.id

Poulose, M., & Sudarsan, P. (2017). Pengaruh faktor individu, organisasi, dan lingkungan terhadap work life balance. Surabaya: Penerbit Airlangga.

poulose, S., & Sudarsan, N. (2014). Work life balance : A Conceptual Review.

International Journal of Advances in Management and Economics, 3(2), 5–9

Priyoto, B. (2024). Ciri-ciri stres dan pengaruhnya terhadap kinerja. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Rice, R. W. (2019). Work stress and organizational behavior. Journal of Applied Psychology, 64(4), 525-537.

Santoso, H. (2023). Metode penelitian kuantitatif dan korelasional: Pendekatan praktis dan aplikatif. Alfabeta.

Sarafino, E. P. (2019). Health psychology: Biopsychosocial interactions (9th ed.). Hoboken, NJ: Wiley.

Saring, I. (2022). Work-life balance: Memahami keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Surabaya: Penerbit Airlangga.

Selye, H. (2021). The stress of life (3rd ed.). New York: McGraw-Hill.

Smet, C. (1994). Factors affecting work stress. In M. L. Harjo (Ed.), Understanding stress and coping (pp. 45-59). New York: Wiley.

Sugiyono, S. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutedjo, A. S., & Mangkunegaran, A. P. (2018). Pengaruh Kompetensi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT. Inti Kebun Sejahtera. BISMA

Taylor, S. E. (2020). Health psychology (11th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Ula, S., dkk. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi work-life balance dalam kehidupan profesional dan pribadi. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Wardani, D., & Firmansyah, R. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi work-life balance pada karyawan. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Wohrmann, A., dkk. (2021). Work-life balance dan fleksibilitas peran dalam kehidupan modern. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Diterbitkan

2025-12-08

Cara Mengutip

Rio Saputra, & Rina Oktaviana. (2025). Hubungan Antara Stres Kerja Dengan Work Life Balance Pada Anggota Polres Oku Timur. Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 5(1), 928–944. https://doi.org/10.55606/inovasi.v5i1.5244