Strategi Implementasi Program Edupreneurship bagi Peserta Didik Paket C di PKBM Sanggar 21 Watukumpul
DOI:
https://doi.org/10.55606/inovasi.v5i1.5623Kata Kunci:
Edupreneurship, nonformal education, pelatihan, pemberdayaan masyarakat, pkbm, enterpreneurshipAbstrak
Abstrak: Rendahnya tingkat pendidikan dan keterbatasan keterampilan ekonomi di Desa Watukumpul, Kabupaten Pemalang, mendorong PKBM Sanggar 21 Watukumpul untuk menginisiasi program Edupreneurship berbasis proyek untuk memberdayakan peserta didik Paket C. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran Edupreneurship yang diterapkan dan menganalisis dampaknya terhadap peningkatan keterampilan kewirausahaan dan kemandirian ekonomi. Triangulasi sumber dan teknik digunakan untuk memvalidasi data yang telah dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi . Berdasarkan temuan penelitian, metodologi pembelajaran diimplementasikan melalui pendekatan pembelajaran terpadu dalam empat tahap sistematis: sosialisasi, pembelajaran teori kewirausahaan, pengembangan produk berbasis potensi lokal, dan pendampingan intensif. Pendekatan ini berhasil meningkatkan kemampuan keras dan lunak peserta didik dan mengubah pola pikir kewirausahaan mereka. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat teoritis dengan memperkaya pemahaman tentang mekanisme transformasional pendidikan kewirausahaan di lembaga nonformal di samping memberikan manfaat praktis dengan menyajikan model praktik terbaik bagi manajer PKBM Sanggar 21 dan lembaga sejenis dalam merancang program pemberdayaan yang relevan .
Kata Kunci : Edupreneurship, PKBM, Pendidikan Nonformal, Kewirausahaan, Pemberdayaan Masyarakat
Abstrak : Tingkat pendidikan yang rendah dan keterbatasan keterampilan ekonomi di Desa Watukumpul, Kabupaten Pemalang, mendorong PKBM Sanggar 21 Watukumpul untuk meluncurkan program Edupreneurship berbasis proyek guna memberdayakan peserta didik Paket C. Studi kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran Edupreneurship yang diterapkan dan menganalisis dampaknya terhadap peningkatan keterampilan kewirausahaan dan kemandirian ekonomi. Triangulasi sumber dan teknik digunakan untuk memvalidasi data yang dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Berdasarkan temuan penelitian, metodologi pembelajaran diterapkan melalui pendekatan pembelajaran terintegrasi dalam empat tahap sistematis: sosialisasi, pembelajaran teori kewirausahaan, pengembangan produk berdasarkan potensi lokal, dan bimbingan intensif. Pendekatan ini berhasil meningkatkan keterampilan keras maupun lunak peserta didik serta mengubah pola pikir kewirausahaan mereka. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat teoritis dengan memperkaya pemahaman tentang mekanisme transformasional pendidikan kewirausahaan di lembaga nonformal, serta manfaat praktis dengan menyajikan model praktik terbaik bagi pengelola PKBM Sanggar 21 dan lembaga sejenis dalam merancang program pemberdayaan yang relevan.
Kata kunci : Edupreneurship, PKBM, pendidikan nonformal, kewirausahaan, pemberdayaan komunitas
Referensi
Achmad, W. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kewirausahaan Sosial: Membangun Kemandirian. Co-Value . Ekonomi Koperasi Dan Kewirausahaan, 14(9).
Arif, S. (2024). Peran Kepala Sekolah sebagai Edupreneur dalam Transformasi Sekolah yang Unggul. Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 10(1), 24–31. https://doi.org/10.26740/jrpd.v10n1.p24-31
Arwin, A., Sugiharto, V., & Nisa, A. K. (2023). Optimalisasi Edupreneurship di Pondok Pesantren untuk Membentuk Santripreneur Berdaya Saing dan Mandiri di Era Milenial. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4(1), 123–137. https://doi.org/10.53802/fitrah.v4i1.301
Budiono, B., & Dwiprabowo, R. (2022). Edupreneurship for The New Generation. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 5(2), 26. https://doi.org/10.20961/shes.v5i2.58298
Eksplora.id. (2025). Kualitas Pendidikan Indonesia Tertinggal 128 Tahun dari Negara Maju . Explora.Id.
Herdiansyah, D., & Kurniati, P. S. (2020). PEMBANGUNAN SEKTOR PENDIDIKAN SEBAGAI PENUNJANG INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KOTA BANDUNG. Jurnal Agregasi : Aksi Reformasi Government Dalam Demokrasi, 8(1). https://doi.org/10.34010/agregasi.v8i1.2765
Hidayati, N., Mustofa, Z., & Basri, H. (2025). MEMAHAMI DINAMIKA PENDIDIKAN KESETARAAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA : PKBM RUMAH PINTAR KARANGHARJO SILO JEMBER. SRODJA : Sroedji Journal Administration, 2(1), 161–179. https://doi.org/10.70079/srodja.v2i1.51
Manaf, A. (2025). Strategi Manajemen Pendidikan dalam Pengelolaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Baiturrahman Depok. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 9(3), 439. https://doi.org/10.30998/sap.v9i3.25942
Margahana, H. (2020). URGENSI PENDIDIKAN ENTREPRENEURSHIP DALAM MEMBENTUK KARAKTER ENTREPRENEUR MAHASISWA. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 17(2), 176–183. https://doi.org/10.31849/jieb.v17i2.4096
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: buku sumber tentang metode metode baru.
Mulyani, D., Ghufron, S., Akhwani, A., & Kasiyun, S. (2020). Peningkatan Karakter Gotong Royong di Sekolah Dasar. Lectura : Jurnal Pendidikan, 11(2), 225–238. https://doi.org/10.31849/lectura.v11i2.4724
Muthmainnah, M., Al Yakin, A., Massyat, M., Lulaj, E., & Bayram, G. E. (2022). Developing Students’ Life Skills through Edupreneurship in the Digital Era (pp. 169–190). https://doi.org/10.1108/S1569-37592022000109A011
Muthohar, M. A., & Sholeh, A. K. (2025). Postmodernisme: Katalis Transformasi Sosial. Jurnal Filsafat Indonesia, 8(1), 57–66. https://doi.org/10.23887/jfi.v8i1.80843
Nahdiya Asna, Nana Alfiana, & Binti Nur Asiyah. (2023). Urgensi Edupreneurship sebagai Upaya dalam Mempersiapkan Indonesian Golden Era. Pendidikan, 7, 4019–4025.
Pahlawanita Damayanti, D. (2025). Analisis Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Dalam Satuan Pendidikan Nonformal di Indonesia. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(7), 7033–7043. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i7.8232
Pemalangkab.bps.go.id. (n.d.). Kecamatan Watukumpul. Pemalangkab.Bps.Go.Id.
Peraturan.bpk.go.id. (2003). Undang-undang nomor 20 tahun 2003. Https://Peraturan.Bpk.Go.Id/Details/43920/Uu-No-20-Tahun-2003.
Peraturan.bpk.go.id. (2005). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 pasal 1. Https://Peraturan.Bpk.Go.Id/Details/49369/Pp-No-19-Tahun-2005.
Peter F. Drucker. (1985). Innovation and Entrepreneurship: Practice and Principles.
Prof. DR. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.
Prof. Dr.Fakhruddin, M. P., & Imam Shofwan, S. Pd. , M. P. (2021). EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN NONFORMAL.
Rahayu, S., Susilawati, T., Iskandar, D., Nuramat, F., Najib, M., & Fadhilah Majid, A. (2023). Komunikasi Fundamental pada Pendidikan Kewirausahaan Bagi Generasi Digital. ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal, 4(2), 81–87. https://doi.org/10.34306/abdi.v4i2.997
Ralph Tyler. (1950). Models of Teaching. New Yersey: Prentice-Hall, Inc. Englewood Cliffs.
Ramadhani, T., Putri, S. E., Fadri, Z., & Purba, O. R. (2023). The Function of Non-Formal Education Institutions in Improving Human Resources. Indev: Literasi Media Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat, 2(2), 133. https://doi.org/10.31958/indev.v2i2.11076
Ratnasari, S., Saripah, I., & Akhyadi, A. S. (2021). Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Kewirausahaan Menjahit. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 5(1). https://doi.org/10.21831/diklus.v5i1.37126
Riyadi, R. (2025). Implementasi Model Pembelajaran Terpadu Nested Pada Materi IPAS Kelas 4. Jurnal Kependidikan, 13(1), 1–18. https://doi.org/10.24090/jk.v13i1.12824
Shilvina Widi. (2023). Data Kualitas Pendidikan Siswa di Indonesia Berdasarkan Hasil PISA 2022. DataIndonesia.Id.
Siregar, P. P., Julmasita, R., Ananda, S., & Nurbaiti, N. (2023). Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi. Asatiza: Jurnal Pendidikan, 4(1), 43–50. https://doi.org/10.46963/asatiza.v4i1.805
Smith, R. W. (1973). A theoretical basis for participatory planning. Policy Sciences, 4(3), 275–295. https://doi.org/10.1007/BF01435125
Suharman, F. S. (2023). ENHANCING THE COMPETITIVENESS OF DOMESTIC WORKFORCE THROUGH SKILL TRAINING AT THE PROVINCIAL OFFICE OF LABOR AND TRANSNATIONAL MIGRATION, RIAU. Jurnal Konstituen, 5(2), 125–144. https://doi.org/10.33701/jk.v5i2.3803
Suprap, S., Rohmad, A. N., Hariyanto, H., & Faizin, A. N. (2024). Kantin Boga sebagai Wujud Praktis Penerapan Edupreneurship Konsentrasi Keahlian Kuliner. Journal of Education Research, 5(2), 2332–2337. https://doi.org/10.37985/jer.v5i2.847
Tohani, E. (2022). Pengembangan Kapasitas Inovasi Pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Melalui Pembelajaran Transformatif. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(1), 425. https://doi.org/10.37905/aksara.8.1.425-436.2022
TÜMEN AKYILDIZ, S., & AHMED, K. H. (2021). An Overview of Qualitative Research and Focus Group Discussion. International Journal of Academic Research in Education, 7(1), 1–15. https://doi.org/10.17985/ijare.866762
Wulandari, F., Yogica, R., & Darussyamsu, R. (2021). ANALISIS MANFAAT PENGGUNAAN E-MODUL INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI COVID-19. Khazanah Pendidikan, 15(2), 139. https://doi.org/10.30595/jkp.v15i2.10809
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




