Uji Aktivitas Ekstrak Bunga Mawar (Rosa Damascena) sebagai Antibakteri terhadap Propionibactrium Acnes Penyebab Jerawat

Authors

  • Cindy Olivia Panggabean Universitas Prima Indonesia
  • Erida Novriani Universitas Prima Indonesia
  • Razoki Lubis Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55606/klinik.v5i3.7642

Keywords:

Acne, Antibacterial, Inhibition Zone, Propionibacterium Acnes, Rosa Damascena

Abstract

Jerawat vulgaris adalah kondisi yang menyebabkan peradangan pada kulit. Salah satu bakteri penyebab jerawat adalah Propionibacterium acnes, yang memiliki protein yang mampu mendegradasi jaringan kulit dan memicu peradangan. Ekstrak bunga mawar (Rosa damascena) mengandung metabolit sekunder yang berfungsi sebagai agen antibakteri, seperti tanin, geraniol, nerol, sitronelol, dan flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas penghambatan antibakteri ekstrak bunga mawar (Rosa damascena) terhadap pertumbuhan Propionibacterium acnes, salah satu bakteri penyebab jerawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan pembuatan ekstrak bunga mawar (Rosa damascena) dalam beberapa variasi konsentrasi, yaitu 30%, 20%, dan 10%, dan pengujian terhadap pertumbuhan Propionibacterium acnes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona penghambatan yang dihasilkan pada konsentrasi 20% dan 30% dikategorikan sangat kuat, sedangkan zona penghambatan pada konsentrasi 10% dikategorikan kuat. Efektivitas antibakteri ekstrak bunga mawar (Rosa damascena) ini diyakini disebabkan oleh adanya senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan saponin. Kesimpulannya, ekstrak bunga mawar (Rosa damascena) menunjukkan aktivitas antibakteri, khususnya dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, yaitu Propionibacterium acnes, dengan efek penghambatan maksimal yang diamati pada konsentrasi 30%.

References

Arini, F. L., & Wijayati, N. (2025). Formulasi sediaan serum antioksidan dari ekstrak bunga mawar merah (Rosa damascena Mill.) dan virgin coconut oil (VCO). Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences, 48(1), 12–21.

Auliah, N., Bachri, N., S. R., M. A., & Nurfatma, N. (2024). Pengembangan formulasi emulgel fraksi n-heksan daun miana (Coleus scutellarioides) sebagai antibakteri terhadap Propionibacterium acnes penyebab jerawat (Acne vulgaris). Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 6(1), 63–78. https://doi.org/10.33759/jrki.v6i1.431

Banjarnahor, R. C. O., Angraini, D. I., Lestari, R. D., Putri, J. N., Diyati, R., Alvi, A., Putri, S. H., & Yusuf, A. I. (2025). Potensi bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus sebagai agen degradasi limbah minyak bekas. Jurnal Biologi Tropis, 25(2), 2068–2074. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i2.8956

Cavazos, P., Gonzalez, D., Lanorio, J., & Ynalvez, R. (2021). Secondary metabolites, antibacterial and antioxidant properties of the leaf extracts of Acacia rigidula Benth. and Acacia berlandieri Benth. SN Applied Sciences, 3(5), Article 522. https://doi.org/10.1007/s42452-021-04513-8

Dallo, M., Patel, K., & Hebert, A. A. (2023). Topical antibiotic treatment in dermatology. Antibiotics, 12(2), Article 188. https://doi.org/10.3390/antibiotics12020188

Hikmah, F. (2023). Uji hambat aktivitas bakteri Propionibacterium acnes terhadap ekstrak etanol rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata (K.) Schum). E-Jurnal Medika Udayana, 12(1), 74. https://doi.org/10.24843/MU.2023.V12.i01.P13

Hita, I. P. G. A. P., Arimbawa, P. E., & B. P., D. W. (2020). MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 9(2), 49–54. https://doi.org/10.48191/medfarm.v9i2.34

Imasari, T., & Masari, F. (2022). Deteksi bakteri Staphylococcus sp. penyebab jerawat dengan tingkat pengetahuan perawatan wajah pada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Pagerwojo. Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya, 2(2), 58–65. https://doi.org/10.56399/jst.v2i2.20

Imran, A. (2023). Tinjauan pustaka: Potensi tanaman mawar merah (Rosa damascena) beserta kandungan senyawa di dalamnya. Biocaster: Jurnal Kajian Biologi, 3(3), 119–129. https://doi.org/10.36312/biocaster.v3i3.193

Komala, O., Utami, N. F., & Rosdiana, S. M. (2020). Efek aromaterapi minyak atsiri mawar (Rosa damascena Mill.) dan kulit jeruk limau (Citrus amblycarpa) terhadap jumlah mikroba udara ruangan berpendingin. Berita Biologi, 19(2). https://doi.org/10.14203/beritabiologi.v19i2.3697

Novriyanti, R., Putri, N. E. K., & Rijai, L. (2022). Skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) menggunakan metode DPPH. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 15, 165–170. https://doi.org/10.25026/mpc.v15i1.637

Pasril, Y., & Okasari, D. (2020). Pengaruh daya antibakteri ekstrak bunga mawar merah (Rosa damascena Mill.) terhadap pertumbuhan Enterococcus faecalis. Insisiva Dental Journal: Majalah Kedokteran Gigi Insisiva, 9. https://doi.org/10.18196/di.9114

Putri, D. M., & Lubis, S. S. (2022). Skrining fitokimia ekstrak etil asetat daun kalayu (Erioglossum rubiginosum (Roxb.) Blume). AMINA, 2(3), 120–125. https://doi.org/10.22373/amina.v2i3.1384

Putri, N. D. L., & Muflihah, C. H. (2024). Uji aktivitas antibakteri penyebab jerawat Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus menggunakan ekstrak dan fraksi jintan hitam (Nigella sativa) serta bioautografinya. Usadha Journal of Pharmacy, 272–287. https://doi.org/10.23917/ujp.v3i3.404

Rahmah, A., Nastiti, K., Mahdiyah, D., & Darsono, P. V. (2023). Aktivitas antibakteri ekstrak daun kopi Aranio (Coffea canephora) terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Journal Pharmaceutical Care and Sciences, 4(1), 64–74. https://doi.org/10.33859/jpcs.v4i1.417

Rahmiyani, I., Fauziah, S., Nurviana, V., & Hamidah, M. (2023). Uji aktivitas antibakteri penyebab jerawat sediaan gel facial wash ekstrak etanol bunga kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R. M. Sm.) terhadap Propionibacterium acnes. Prosiding Seminar Nasional Diseminasi Penelitian, 3(1).

Ratna, S., Hutagalung, C., Yuniarti, R., & Indrayani, G. (2025). Formulasi, evaluasi, dan penentuan nilai SPF serta uji kelembaban stick blush on dengan ekstrak bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.). JPS, 8(2), 1066–1081. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i2.886

Razoki, G. S. B. B., Neswita, E., Br Sembiring, N., Novriani, E., Simanjuntak, N. J. P., Halimahtussa, E., & Pakpahan, D. (2023). Uji skrining fitokimia dan pengukuran kadar total flavonoid pada ekstrak paku (Nephrolepis biserrata) dengan fraksi n-heksana, etil asetat, dan air. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(3), 1142–1160. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i3.185

Sa’adah, H., Supomo, S., & Musaenah, M. (2020). Aktivitas antibakteri ekstrak air kulit bawang merah (Allium cepa L.) terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 2(2), 80–88. https://doi.org/10.33759/jrki.v2i2.73

Sallustio, V., Chiocchio, I., Mandrone, M., Cirrincione, M., Protti, M., Farruggia, G., Abruzzo, A., Luppi, B., Bigucci, F., Mercolini, L., Poli, F., & Cerchiara, T. (2022). Extraction, encapsulation into lipid vesicular systems, and biological activity of Rosa canina L. bioactive compounds for dermocosmetic use. Molecules, 27(9), Article 3025. https://doi.org/10.3390/molecules27093025

Sifatullah, N., & Zulkarnain. (2021). Jerawat (Acne vulgaris): Review penyakit infeksi pada kulit. Prosiding Biologi Achieving the Sustainable Development Goals, 19–23.

Sinambela, R. W., Sulastri, T., Suwitono, M. R., & Turuallo, D. (2024). Skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak bunga mawar (Rosa damascena Mill.). Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 9191–9198.

Ulfah, A., Nastiti, K., Kurniawati, D., & Hakim, A. R. (2024). Penetapan kadar flavonoid dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun bangkal (Nauclea subdita (Korth.)) menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Journal Pharmaceutical Care and Sciences, 5(1), 29–39. https://doi.org/10.33859/jpcs.v5i1.650

Vanesa, V., Asseggaf, S. N. Y. R. S., Mardhia, M., & Mahyarudin, M. (2024). Uji aktivitas antibakteri air perasan jeruk sambal (Citrus microcarpa Bunge) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. E-Jurnal Medika Udayana, 13(5), 99. https://doi.org/10.24843/MU.2024.V13.i05.P16

Vani, A. T. (2021). Gel Aloe vera dan manfaatnya terhadap derajat Acne vulgaris. CV Adanu Abimata.

Widiya, Gerunghana, & Putri. (2021). Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun belimbing botol (Averrhoa bilimbi L.) terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes penyebab jerawat. Pharmacon, 10(4), 1087–1093.

Wijanti, T., Hidayat, D. S., & Melinda, C. (2024). Kajian literatur: Uji aktivitas antibakteri beberapa ekstrak terhadap Propionibacterium acnes penyebab jerawat. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika, 10(2), 42–48. https://doi.org/10.58550/jka.v10i2.278

Yahya, A., & Juliansyah, R. (2025). Penentuan kadar flavonoid total dan nilai SPF (Sun Protecting Factor) ekstrak etanol daun maja (Aegle marmelos L.) menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 4(2), 94–103. https://doi.org/10.54883/jpmw.v4i2.247

Downloads

Published

2026-07-14

How to Cite

Cindy Olivia Panggabean, Erida Novriani, & Razoki Lubis. (2026). Uji Aktivitas Ekstrak Bunga Mawar (Rosa Damascena) sebagai Antibakteri terhadap Propionibactrium Acnes Penyebab Jerawat. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 5(3), 513–523. https://doi.org/10.55606/klinik.v5i3.7642